PKMJ
setelah cabi, ada kegiatan lagi nih dari bemj biologi yaitu seperti yang pernah saya janjikan, saya akan bercerita tentang pkmj..
Setiap
kegiatan pasti ada pelajaran yang dipetik
PKMJ tuh apa
sih? PKMJ atau pelatihan kepemimpinan mahasiswa jurusan merupakan salah satu
acara yang diadakan oleh BEMJ untuk melatih jiwa-jiwa kepemimpinan para
mahasiswa jurusannya. Kali ini pkmj diadakan di daerah cisarua. Nah, dalam hal
ini saya akan berbagi pengalaman nih tentang pkmj itu sendiri. Disimak yooo..
Di kampus
saya, pkmj itu ada 3. Pkmj 1 yaitu pra pkmj, pkmj 2 adalah inti pkmj dan pkmj 3
adalah pasca pkmj. Pkmj 1 atau bisa dibilang dengan pra pkmj, kami sudah
diberikan bekal tentang persidangan dan opmawa serta ormawa kampus yang
diberikan oleh ka januardi yang intinya adalah sidang itu dibagi menjadi 3
macam yaitu paripurna, komisi dan pleno. Paripurna melibatkan seluruh anggota,
komisi melibatkan semua ketua komisi dan pleno hanya melibatkan beberapa
anggota komisi. Selain materi persidangan, kami juga diberikan materi tentang
penyuratan resmi. Tetapi saat materi tentang penyuratan itu saya tidak datang
-_-
Itu sekilas
tentang pkmj 1. Nah ada kilasan juga nih dari pkmj 2. Perjalanan dimulai dari
rumah masing-masing. Kalau saya sih dari mbah saya. Hehe. Kelompok saya yang
terdiri dari vina, yunita, diana, helmi, juki, family, nares dan didampingi oleh ka AJ, janji ketemuan jam
3 sampe kampus. Tapi, berhubung ada beberapa kendala, jadinya kelompok kami
baru bisa kumpul jam 4. Lalu, tanpa buang waktu lagi, kami pun langsung
berangkat menuju halte arion yang ternyata disana banyak kelompok lain yang
sudah menunggu bis daritadi namun belum dapet-dapet. Akhirnya, kamipun menunggu
bis, saking penuhnya bis-bis yang pada lewat, akhirnya yang ada dalam pikiran
kami adalah “pokoknya naik bis apa aja dah yang penting sampe kp.rambutan atau
ga ps.rebo”. nah, baru dah tuh sekitar jam stengah 5 an baru dapet bis yang
lumayan kosong (karena pada bisa duduk). Tapi tetep aje, kami naik bisnya kan
pas sebelum lampu merah arion tuh, nah pas di halte arion nya dah tuh rame nya
pake banget. Parah abis. Si vina katanya sampe gabisa gerak karna dia duduk di
belakang. Yaudah deh ya bentar ini, sabar ya vin J
Setelah
sampe ps.rebo, kami naik bis marita tuh yang ke arah manaa gitu, pokonya dia
lewat cisarua dah. Sepengalaman saya waktu saya naik bis marita dari
kp.rambutan sampe puncak, tu ongkos cuma 15ribu. Tapi ini malah diminta 20ribu.
Padahal sebelumnya saya juga udah nanya-nanya ke mas-mas yang duduk disamping
saya, dan katanya emang kalo sampe cisarua kisaran ongkosnya ya antara 12-15an,
ga nyampe 20an. Waaah, parah nih keneknya. Dan masa kata keneknya 20ribu itu
karena kita, penumpang yg ke arah tujuan akhir dari si bis itu ga keangkut (ada
juga kalo rombongan mah di murahin atuh bang -.-)
Untuk
masalah ongkos, saya mencoba untuk mengikhlaskan, tapi tetep aja gabisaaaa...
hal pertama yang diinget kalo ada orang nanya tentang pkmj pasti yang kepikiran
adalah ongkos yang dimahalin sama abang-abangnya (masih jaman aje ye ngibulin
orang kayak gitu -_- )
Setelah
turun dari bis marita, tepatnya di depan hotel safari *kalogasalah* kami masih
harus jalan lagi baru akhirnya bener-bener sampe ke tempat tujuan. Selama jalan
itu, emang sih nyeremin karna udah malem, tapi alhamdulillah nya bareng-bareng,
jadinya ga berasa seremnya. Hehe. Pas sampe disana, kamipun langsung
beristirahat. And that’s for the 1st day.
On the 2nd
day, from morning till evening we got full materi of that day. First, materi
from ka farid about kepemimpinan. Apa aja sih yang di bahas? Yang dibahas itu
menjadi pemuda itu harus memiliki semangat, visi untuk berubah, dan mudah atau berani
untuk berinovasi. Dan pada materi ini kita ditanamkan mindset “Aku adalah
seorang pemimpin” dengan tujuan biar kita bisa lebih disiplin lagi, lagi dan
lagi
Masih saya
ingat dengan jelas pada salah satu slide yang diberikan oleh ka farid (ya iyalah
orang dicatet) yang cukup men-jleb-kan hati. Mungkin kalimat ini bisa menjadi
teguran untuk bangsa ini juga:
Prof.
Toshiko Kinoshita dari universitas maeda di jepang pernah berkata “ Oran
Indonesia tidak pernah berpikir panjang. Sedihnya lagi, karakter seperti ini
bukan hanya di masyarakat, tetapi juga para pemimpinnya. Hal ini kemudian akan
menyebabkan indonesia akan sulit bersaing dengan Cina dan negara asia lainnya”
Bekal dari
seorang pemimpin itu sendiri adalah:
1.
Memiliki karisma
2.
Memiliki keberanian
3.
Memiliki kemampuan berkomunikasi
4.
Memiliki kemampuan mempengaruhi
5.
Memiliki kemampuan membuat strategi
6.
Memiliki moral yang tinggi
7.
Memiliki rasa humor
8.
Memiliki kemampuan mengendalikan diri.
Dan untuk
menjadi seorang pemimpin itu harus memiliki tanggung jawab, keberanian dan
keyakinan yang kuat!
Setelah
mendapat materi tentang kepemimpinan dari ka farid, dilanjutkan dengan materi
yang diberikan oleh ka fajar tentang public speaking. Berikut ringkasannya..
Dalam public
speaking, tentu kita harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi. Apa sih
komunikasi itu? Komunikasi adalah bagaimana cara menyampaikan ide kepada orang
lain dan cara penyampaiannya itu tidak salah (apa yang dimaksud itu ‘pas’)
Komunikasi
ada 2bentuk yaitu verbal dan nonverbal. Verbal itu berupa lisan dan tulisan
sedangkan nonverbal berupa gerak tubuh atau isyarat.
Selain
mendapatkan materi tentang kepemimpinan dan public speaking, kami juga mendapat
materi dari ka gilang tentang manajemen organisasi. Yang dibahas pada materi
ini adalah tentang bagaimana sebuah organisasi itu bisa berjalan dengan lancar.
Dan pelajaran yang dapat saya ambil adalah “Be The Ball (Jadilah sebuah bola)”
karena, bola, mau dia dilempar kemanapun, dibanting kayak apapun, dipindah
kemana aja, bentuknya tetep sama ga berubah atau penyok atau bopak atau apalah
itu namanya. Makanya kita hidup jadilah seperti bola ^.^
Nah, itu kan
dari pagi sampe sore. Malamnya kami pun berdiskusi tentang penugasan interview
yang telah diberikan sebelumnya. Setelah diskusi itu, kami disuruh beristirahat
karena akan ada kegiatan seru yang menanti.
Yak tepat
sekitar jam 2an kami dibangunkan untuk sholat malam. Bukan hal yang asing lalgi
kalo sekitar jam segitu dibangunin untuk sholat malam. Dan ternyataaaaa, selain
itu, kami ada outbond *shock* baru kali ini outbond pagi-pagi buta gitu.
Outbond nya itu seru banget. Dari yang pos pertama kita disuruh masuk ke kolam
empang yang penuh lumpur terus mindahin karet gelang dari korek api yang di
gigit oleh masing-masing anggota kelompok sampai semua anggotanya dapet tu
karet (oiya, anggota kelompok ini beda lagi. Ga berdasarkan kelompok yang
awal). Terus di pos kedua itu kita disuruh merayap ala-ala tentara gitu yang
selanjutnya diteruskan dengan mengangkat teman menggunakan 2 bambu. Rasanya itu
wow banget. Yang enteng mah enak di angkatnya yang ga enteng mah lumayan juga
diangkatnya. Hoho. Setelah itu di pos berikutnya kami disuruh mengoper air yang
ada di botol yang sudah dibolongi dengan cara setiap anggota berpasangan dan
memindahkan botol itu dengan 2 jari sendiri dan 2 jari pasangannya yang
nantinya dioper ke pasangan yang ada di sebelahnya. Pos berikutnya adalah
bagaimana caranya agar salah satu orang dari kita bisa melewati jalan yang
sudah ditentukan tanpa menyentuh tanah sedikitpun. Dan yang terakhir adalah permainan
merebut slayer. Permainan ini tuh
pertama menentukan siapa orang yang mau dijadiin buat jadi pemegang slayer. Dan
yang lainnya harus ngejaga tuh orang yang megang slayer biar ga keambil sama
kelompok seberang. Dalam games ini cuma ada dua kelompok aja. Jadi, yang tadi
sebelumnya ada 4 kelompok, di jadiin 2 kelompok aja berarti masing-masing
kelompok terdiri dari 2 kelompok yang sudah bersatu. Nah permainan ini nih yang
paling seru. Yang megang slayer sampe gulat-gulat an buat mempertahankan
slayernya. Ga nyangka banget deh ternyata cewe bisa kayak gitu mainnya.
Ckckckckck ._.
Setelah puas
ber-outbond ria, kami pun bebersih. Dan yang menyebalkan adalah disaat kami
ingin bebersih, ternyata airnya ga nyala sama sekali. Mana itu udah sekitar jam
setengah 5an, abis berendem di lumpur, abis main basah-basahan, lapar pula, eeh
aernya malah ga nyala. Good banget yak -.- kalo dinginnya sih masih bisa
ditahan, tapi lapernya itu looohhh.. bikin perut jadi kruyuk-kruyuk mulu.. tapi
syukurlah ada kakaknya yang baik hati dan penolong. Kakaknya bersedia
membuatkan kami air jahe agar kami tidak kedinginan. Terimakasih banget loh
kakaknya (jadi enak) hehe... lanjut ke bebersih, akhirnya kami bebersih ke
kamar mandi panitia. Syukurlah panitianya baikhati dan penolong terimakasih kakak
panitiaaaa :3
Dan
paginyaaaaa, kami melanjutkan kegiatan PKN yang sebenarnya. Kegiatan pkn
berlangsung sampai jam 10, setelah itu kami menunggu dzuhur daaaann go home deh
\(^.^)/
Eeeiitttss,
ini bukan akhir dari ceritanya loh. Masih ada lagi nih, pkmj 3 nya kan belom
dibahas sama sekali. Bahas ga yaaaaaa?? Bahas aja deh *apasihtul*
Setelah pkmj
1 dan 2 , masih ada lagi nih pkmj 3. Tapiiiii,,, berhubung saya yang waktu itu
lagi berada di tangerang dan pasca pkmj itu acaranya jam 9, jadi saya ga bakal
keburu kalo berangkat dari rumah. Kalopun biar keburu, itu harus berangkat jam
6an. Dan pasti saya ga akan di izinin sama orangtua saya. Jadii yaaaa saya
pasrah aja deh sama keputusan orangtua hehehee....
Yak
begitulah cerita pengalaman cerita PKMJ saya. Maaf kalo ada pihak yang merasa
tidak berkenan dengan tulisan saya ini. Apabila ada pihak yang kurang atau
bahkan tidak berkenan dengan tulisan saya ini, bisa kirim email ke saya ko saya siap menerima
kritikan dan saran apa pun dari anda karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT dan kekurangan mutlak ada di saya.
Terimakasih
telah mampir ^.^
>.<
Komentar
Posting Komentar